Disini,

Diruangan yang sepi, sendiri

Berteman dengan lirih lagu yang mendayu-dayu

Sementara diluar sana, hiruk pikuk dan lalu lalang kendaraan terus mewarnai kehidupan

Disini,

Diruangan ini, hanya sepi yang kutemani

Pikiranku melayang, mengenang masa yang tlah terlewati

Berdua, bersama, tertawa dan bercinta

Disini,

Diruangan ini, Cuma ada aku

Sambil menunggu berlalunya waktu Waktu yang tlah kukecewakan

Disini,

Diruangan ini, terbayang semua kenangan

Bodohnya aku yang tak mau menyadari

Hidup dan tanggungjawab dia tlah berubah

Smoga kudapat memperbaiki kesalahanku

Disini, Diruangan ini, kutetapkan hatiku

Kukan berubah demi sebuah harapan

Semoga Tuhan mendengar pintaku

Semoga hari-hari yang lalu dapat lagi kurasakan

Tangan, pipi, mata, senyum, amarah dan kerudung itu

Disini dan sepiku dalam ruang isolasi

Kusadari semua egoku terlalu tinggi

Air mataku bersuara dan bibirku hampa

Tuhan semoga kau mendengar lirihku……

for: someone

‘vieta’